Postingan

Membangun Kehidupan

Gambar
Godlif Malatuny ( Akademisi Universitas Pattimura )   Para pembaca yang terhormat, pendidikan menjadi jalan vital untuk membangun kehidupan, lebih-lebih dipandang penting sebagai ruang untuk membimbing, mengarahkan, dan membentuk setiap kewargaan agar menjadi baik dan cerdas ( smart and good citizen ). Sekilas, kata-kata di atas memang terlihat sebagai konsep yang tak bermasalah. Namun, saya kembali memutar otak untuk sibuk memikirkan; jika pendidikan bisa membangun kehidupan dan membuat setiap anak bangsa menjadi lebih baik dan cerdas, hingga sejauh ini di Tanah Air kita pasti tak ada lagi orang-orang jahat. Nyatanya tidak. Najwa Shihab masih mengatakan, kejahatan dan pembiaraan ada di mana-mana. Lebih dari itu, kita dapat menyaksikan deretan fakta buruk yang turut membumbui dunia pendidikan seperti bullying , tawuran antar pelajar, narkoba, sikap intoleran, pungli, hingga korupsi yang dilakukan oleh anak bangsa yang pernah lahir dari rahim pendidikan. Tak boleh heran, jika di saa...

RAMADHAN BERBAGI

Gambar
Dokumentasi Agenda Ramadhan Berbagi, 29 Mei 2018 Assalamualaikum Wr. Wb Semarang. Pada hari Selasa, 29 Mei 2018 UKM Kopma Bahtera Manunggal mengadakan agenda rutin Ramadhan Berbagi yang diselenggarakan di Panti Asuhan Fakhrudin Banyumanik. Acara ini mengusung tema “Tingkatkan Kepedulian, Raih Ketaqwaan di Bulan Suci Ramadhan” yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama umat manusia. Acara ini dihadiri oleh Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Politeknik Negeri Semarang , Bapak Adhy Purnomo, S.T, M.T . Untuk mengisi waktu kosong, beberapa pengurus dan demis melakukan games tebak kata yang disambut antusias oleh anak panti. Setelah games, dilanjutkan tadarus bersama dan kultum untuk menunggu waktu berbuka. Pembagian donasi diberikan di waktu istirahat sebelum sholat Isya.  Acara yang terakhir yaitu sholat tarawih berjamaah di mushola Panti Asuhan Fakhrudin. Kami segenap keluarga Kopma BM Polines mengucapkan terima kasih kepada para donat...

Krisis Pengamalan Ajaran Luhur Pancasila

Gambar
Godlief Malatuny ( Sekretaris Konsorsium Peduli Pendidikan Maluku) Saudara-saudari sebangsa-setanah air yang saya kasihi, Pancasila merupakan karya besar bangsa Indonesia di tengah-tengah pandangan filsafat dan ideologi besar duniawi dewasa ini, bahkan rumusan Pancasila yang telah disepakati oleh para fouding fathers , secara objektif dikagumi oleh seorang ahli tentang Indonesia, dari Cornell University USA, George Mc Turner Kahin dan Filsuf Besar Bertrand Russell. Namun, pasang surut perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam kehidupan membangsa dan menegara, memberikan pengalaman positif tentang arti penting mengamalkan ajaran luhur Pancasila demi mewujudkan perikehidupan kebangsaan dan kewargaan yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur (material dan spiritual). Sayangnya, mimpi indah segenap kewargaan seperti yang disebutkan di atas lekas menjelma menjadi mimpi buruk: tertindas, terpecah-belah, terperbudak, timpang, dan miskin. Penegasan ini berasalan karena, Pancasila seba...

GOTONG ROYONG MEMBUMIKAN PANCASILA

Gambar
Godlif Malatuny Pancasila lahir dari semangat gotong royong yang membara, pembantingan tulang bersama, pemerasan keringat bersama, perjuangan bantu-membantu bersama. Membumikan ajaran luhur Pancasila, hendak dilandasi semangat gotong royong yang membara, prinsip ketuhanan yang berkebudayaan, yang lapang dan toleran, bukan ketuhanan yang saling menyerang dan mengucilkan. Prinsip internasionalisme yang berperikemanusiaan dan berperikeadilan, bukan internasionalisme yang eksploitatif dan menjajah demi meraup keuntungan. Prinsip kebangsaan yang mengembangkan persatuan dari aneka perbedaan, bukan kebangsaan yang meniadakan perbedaan atau menolak pesatuan. Prinsip demokrasi yang mengembangkan musyawarah mufakat, agar segenap kewargaan selalu merekat, bukan demokrasi yang didikte oleh suara mayoritas, atau minoritas elite pemodal dan penguasa yang memiliki kapasitas. Prinsip kesejahteraan yang mengembangkan partisipasi segenap kewargaan, maupun emansipasi di bidang ekonomi dengan semangat kek...

TEMU PEMBINA

Gambar
Assalamualaikum Wr. Wb             Jumat, 18 Mei 2018 UKM Kopma Bahtera Manunggal Politeknik Negeri Semarang mengadakan acara Temu Pembina 1 dengan tema “ERATKAN KEKELUARGAAN DEMI KOPMA YANG SEJAHTERA”. Acara tersebut diselenggarakan di Ruang TC Sipil dan dihadiri oleh para pengurus, pembina serta badan pengawas.             Acara yang pertama adalah sambutan dari saudara Ferian Azrul Mukhsinin selaku General Manager Kopma BM Polines dan sambutan dari pembina oleh Bapak Achmad Zaenuddin , SE, M.Si. Lalu dilanjutkan pemutaran video company profil, penyampaian seputar Kopma BM Polines oleh General Manager, dan perkenalan tiap departemen kepada pembina. Dalam penyampaian materi oleh General Manajer, tahun 2018/2019 menargetkan omzet penjualan sebesar Rp 600.000.000. Untuk mencapai target tersebut, Kopma BM Polines melakukan pengembangan usaha baru dengan mendirikan stand di luar l...

RACUN SEMANIS MADU

Gambar
Godlief Malatuny ( Sekretaris Konsorsium Peduli Pendidikan Maluku ) Judul tulisan ini sengaja saya pinjam dari kata Kahlil Gibran, sang pujangga besar asal Libanon dalam bukunya yang berjudul Bila Cinta Bicara untuk menggambarkan politisi yang piawai bersilat lidah dengan kata-kata manis bernada palsu. Amat ironis, dalam alam demokrasi seperti saat ini masih ada politisi secara riuh menawarkan berbagai program yang muluk-muluk demi meraup keuntungan suara. Padahal ia sendiri masih ragu dengan berbagai program yang ia tawarkan kepada warga, mengingat banyak janji yang mesti dituntaskan jika ia berhasil menduduki kursi yang direbut. Di situ, saya melihat ular kemunafikan dan kepalsuan merangkak. Terlepas dari fenomena itu, menjelang pemilukada saya melihat politisi mempermainkan pikiran dan otak orang-orang lemah bagai seekor kucing yang mempermainkan seekor tikus. Alih-alih seorang politisi boleh bohong, namun tak boleh salah adalah langkah awal baginya untuk berbicara sesuka hatinya ba...

DESA WATURU, KECAMATAN NIRUNMAS, KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT

Gambar