Semarang, 12 November 2022 - UKM Koperasi Mahasiswa Bahtera Manunggal Politeknik Negeri Semarang periode 2022/2023 telah melaksanakan kegiatan Pendidikan Menengah (DIKMEN) yang merupakan salah satu program kerja dari Departemen PSDA. Pendidikan Menengah merupakan pendidikan lanjutan dari BCAMT yang bersifat wajib bagi para calon pengurus Kopma BM karena merupakan syarat untuk menjadi pengurus Kopma BM periode selanjutnya. Tujuan dari DIKMEN ini yaitu membekali calon pengurus dengan pengetahuan mengenai manajemen koperasi, hakikat motivasi, pelatihan sidang, serta student governance secara mendalam. Kegiatan ini diisi oleh 4 pembicara dengan materi yang berbeda. Materi pertama yaitu mengenai manajemen koperasi yang disampaikan oleh M. Hasri Sabila, S. Pd selaku pembicara dari Dinas Koperasi Jawa Tengah. Materi kedua disampaikan oleh General Manager Kopma BM periode 2021/2022 yaitu Nur Imam Nazihah yang membahas tentang hakikat motivasi. Selanjutnya materi pelatihan sidang disampaik...
PROFIL KECAMATAN Kecamatan Lakbok merupakan merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis yang tadi nya 36 Kecamatan sekarang menjadi 26 karena, adanya pemekaran kabupaten Pangandaran yang mengambil 10 Kecamatan, luas wilayah Kecamatan lakbok adalah 50,78 Ha yang terdiri dari pemukiman warga, pesawahan, perkebunan dan fasilitas umuman. Kecamatan Lakbok berbatasan dengan : 1. Sebelah utara : Kota Banjar 2. Sebelah Barat : Kota Banjar 3. Sebelah Timur : Kabupaten Cilacap 4. Sebelah selatan : Kecamatan Purwadadi Kecamatan Lakbok terbagi menjadi 10 Desa, 31 Dusun, 72 RW dan 327 RT, yaitu : 1. Desa Sindangangin : 3 Dusun, 8 RW dan 31 RT 2. Desa Puloerang : 5 Dusun, 12 RW dan 43 RT 3. Desa Kalapasawit : 3 Dusun, 6 RW dan 26 RT 4. Desa Sukanagara : 2 Dusun, 4 RW dan 24 RT 5. Desa Kertajaya : 2 Dusun, 9 RW dan 35 RT 6. Desa Sidaharja : 5 Dusun, 5 RW dan 51 RT 7. Desa Baregbeg : 3 Dusun, 7 RW dan 30 RT 8. Desa Cintajaya : ...
Kurikulum berasal dari bahasa latin, yaitu " curriculae " yang artinya jarak yang harus ditempuh oleh seorang pelari. Kemudian pengertian kurikulum untuk pendidikan adalah jangka waktu pendidikan yang harus ditempuh oleh peserta didik yang bertujuan untuk memperoleh ijazah. Dalam hal ini, suatu kurikulum dianggap sebagai jembatan yang sangat penting untuk mencapai titik akhir dari suatu perjalanan dan ditandai oleh perolehan suatu ijazah. Alice Miel (1946) berpendapat bahwa kurikulum juga meliputi keadaan gedung, suasana sekolah, keinginan, keyakinan pengetahuan dan sikap orang-orang melayani dan dilayani sekolah, yakni anak didik, masyarakat, para pendidik dan personalia. Saylor (1958) mengemukakan bahwa kurikulum adalah keseluruhan usaha sekolah untuk mempengaruhi proses belajar mengajar baik langsung di kelas, tempat bermain atau pun di luar sekolah. Inlow (1966) mengatakan bahwa kurikulum adalah usaha menyeluruh yang dirancang oleh pihak sekolah utnuk membimbing anak di...
Komentar
Posting Komentar